Kamis, 25 September 2008

malaikat itu...Ibumu

Malaikat itu bernama "IBU"

Suatu ketika...seorang bayi siap untuk dilahirkan ke dunia.

Menjelang diturunkannya, ia bertanya kepada Tuhan.
" Para melaikat di sini mengatakan bahwa besok Engkau akan
mengirimkankuke dunia.
Tapi bagaimana cara saya hidup disana, saya begitu kecil dan
lemah" kata si bayi

Tuhan menjawab,
"Aku telah memilih satu malaikat untukmu. ia akan menjaga dan
mengasihimu"

"Tapi di surga, apa yang saya lakukan hanyalah bernyanyi dan tertawa.
Ini cukup bagi saya untuk bahagia" Demikian kata si bayi

Tuhan pun menjawab,
"Malaikatmu akan bernyanyi dan tersenyum untukmu setiap hari dan kamu
akan merasakan kehangatan cintanya dan jadi lebih berbahagia"

Si bayi pun bertanya kembali
"Dan apa yang dapat saya lakukan saat saya ingin berbicara kepada-
Mu?"

Sekali lagi Tuhan menjawab,
"Malaikatmu akan mengajarkan bagaimana cara kamu berdo'a"

Si bayi masih belum puas. ia pun bertanya lagi,

"Saya mendengar bahwa di bumi banyak orang jahat. Siapa yang akan
melindungi saya ?"

Dengan penuh kesabaran Tuhan menjawab,
"Malaikatmu akan melindungimu bahkan dengan taruhan jiwanya
sekalipun"

Si bayipun tetap belum puas dan melanjutkan pertanyaannya,
"Tapi saya akan bersedih karena tidak melihat Engkau lagi"

Dan Tuhan pun menjawab,
"Malaikatmu akan menceritakan kepadamu tentang Aku. Dan akan
mengajarkan
bagaimana agar kamu bisa kembali kepada-Ku. walaupun sesungguhnya Aku
selalu berada di sisimu"

Saat itu surga begitu tenangnya. sehingga suara dari bumi dapat
terdengar dan sang anak dengan suara lirih bertanya,

"Tuhan... Jika saya harus pergi sekarang, bisakah engkau memberitahu
siapa nama malaikat di rumahku nanti ?"

Tuhanpun menjawab,
"Kamu dapat memanggil malaikatmu.. . IBU"

Kenanglah ibu yang menyayangimu

Untuk ibu yang selalu meneteskan air mata ketika kau pergi...

Ingatkah engkau, ketika ibumu rela tidur tanpa selimut demi melihatmu
tidur nyenyak dengan dua selimut membalut tubuhmu

Ingatkah engkau ketika jemari ibu mengusap lembut kepalamu ?

Dan ingatkah engkau ketika air mata menetes dari mata ibumu ketika ia
melihatmu terbaring sakit ?

Sesekali jenguklah ibumu yang selalu menantikan kepulanganmu di rumah
tempat kau dilahirkan

Kembalilah memohon maaf padanya yang selalu rindu akan senyumanmu

Jangan sampai kau kehilangan saat-saat yang kau rindukan di masa
datang.

Ketika ibu telah tiada...

Tak ada lagi yang berdiri di depan pintu menyambut kita
Tak ada lagi senyuman indah tanda bahagia

Yang ada hanyalah kamar yang kosong tiada penghuninya
Yang ada hanyalah baju yang digantung di lemari kamarnya

Tak ada lagi
Dan tak akan ada lagi yang meneteskan air mata mendo'akanmu disetiap
hembusan nafasnya

Kembalilah segera...
peluk ibu yang selalu menyayangimu. ..

Ciumlah kaki ibu yang selalu merindukanmu dan berikanlah yang terbaik
untuk ibu

untukmu Makha..

:) dedicated to my best friend

ketka waktu itu tiba...
bukan hari ini, tapi nanti
tiba saatnya kau pergi
terbawa takdir, merengkuh mimpi

ketika waktu itu tiba...
kau pergi...
terasa sepi...
dan sendiri

ketika waktu itu tiba...
tangis, haru, dan bahagia
teringat indahnya kata
akan mimpi dunia "wise world"

Selasa, 23 September 2008

doaku

Tuhanku,
Aku berdoa untuk seorang perempuan yang akan menjadi bagian dari hidupku
seorang perempuan yang mencintaiMu lebih dari segala sesuatu dan menempatkanku pada posisi kedua dihatinya setelah Engkau
seorang perempuan yang yang mempunyai hati bijak bukan hanya otak yang cerdas
dan ia harus mengetahui bagi siapa dan untuk apa ia hidup sehingga hidupnya tidak sia-sia
seorang perempuan yang tidak hanya mencintaiku tapi juga menghormati aku
seorang perempuan yang mencintaiku bukan karena ketampanan melainkan mencintai karena hatiku
seorang perempuan yang selalu ada dalam tangis dan tawaku
aku tidak meminta seorang yang sempurna tapi aku minta yang tidak sempurna sehingga aku dapat membuatnya sempurna dimataMu
Tuhan aku juga meminta,
Berikan aku sebuah hati yang sungguh mencintaiMU, sehingga aku dapat mencintainya dengan cintaMU
Berikanlah RohMU yang lembut sehingga ketampananku datang dariMU bukan dari luar diriku
Berikanlah aku mataMu biar aku dapat melihat hal baik darinya bukan hanya hal buruknya saja
Berikanlah aku bibirMU biar aku dapat memberi semangat untuknya tiap hari
Berikanlah aku hatiMU biar aku dapat membimbing keluargaku kelak selalu dijalanMU
amiiiiin